Perhatikan 4 Hal Sebelum Membuat Kolam Renang Pribadi

Memiliki kolam renang pribadi merupakan idaman bagi setiap orang. Sudah lengkap rasanya sebuah rumah jika kita memiliki fasilitas kolam renang. Tentunya kita dan keluarga tidak perlu repot mengeluarkan biaya untuk pergi ke kolam renang umum. Belum lagi jika kolam renang tersebut ramai sehingga mengganggu aktivitas Anda berenang. Hal itu tidak perlu Anda rasakan bila memiliki kolam renang pribadi di rumah. Namun, memiliki kolam renang pribadi di area rumah tidaklah semudah Anda bermimpi. Tentunya Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan kontraktor kolam renang yang memang ahli di bidangnya. Selain itu, ada persyaratan khusus yang wajib dipenuhi berkaitan dengan perancangan kolam renang pribadi yang ingin Anda buat. Diantaranya yaitu adanya ruang area serta anggaran yang memadai. Anggaran tidak hanya dibutuhkan sebagai biaya pembuatan saja, melainkan dibutuhkan biaya perawatan kolam setiap bulannya. Secara teknis, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan yang harus Anda sediakan untuk membuat kolam renang pribadi di rumah. Yuk, disimak informasinya dibawah ini!

  • Ketersediaan Lahan

Ketersediaan lahan ini mengacu pada kebutuhan kolam renang pribadi itu sendiri, apakah Anda ingin membuat kolam renang pribadi dengan menggunakan konsep dalam ruangan (indoor) atau luar ruangan (outdoor). Dan pastikan Anda memiliki ruang yang cukup untuk membuat kolam renang. Gunakan denah gambar rumah minimalis Anda untuk menentukan luas dan letak yang tepat untuk kolam renang Anda.

  • Sistem Filtrasi

Selain melihat ketersediaan lahan di area rumah. Anda juga harus mengetahui sistem filtrasi yang digunakan untuk kolam renang. Sistem filtrasi tersebut memiliki dua macam sistem. Pertma, sistem konvensional dengan menerapkan underground piping atau pemipaan. Pipa ini berfungsi untuk megalirkan air ke tangki filter, yang kemudian mengalirkannya kembali ke kolam setelah melalui tahap filtrasi. Kedua, sistem integrated pool. Sistem ini tidak memerlukan pipa. Untuk filterisasi atau penyaringan air, sistem ini menggunakan sistem filtrasi yang menyatu dengan struktur utama. Biasanya sistem ini sering digunakan dan lebih menguntungkan untuk Anda yang ingin membangun kolam renang berukuran minim.  

  • Material untuk konstruks

Material yang nantinya akan digunakan untuk konstruksi kolam renang perlu Anda perhatikan. Anda harus memperhitungkan kemungkinan-kemungkinan terburuk misalnya jika membangun kolam renang di tanah yang mudah retak atau di daerah yang rawan gempa. Anda membutuhkan material untuk konstruksi terbaik pada kondisi tanah yang rawan seperti itu. Jadi bisa dikatakan, kondisi tanah dan kondisi daerah sangat mempengaruhi pemilihan material yang nanti akan digunakan. Tentunya hal ini harus dipikir dan pertimbangkan dengan baik oleh kontraktor kolam renang.

  • Tipe-tipe filter

Untuk komplimen kolam renang, filter berfungsi sebagai media sirkulasi air yang telah dikontaminasikan dengan bahan-bahan kimia untuk menjaga kebersihan dan kejernihan air. Terdapat beberapa jenis filter yang bisa Anda pilih, namun tentunya Anda harus menyesuaikan dengan konsep pembuatan kolam renang sebelumnya. Filter untuk kolam renang minimalis yang Anda pilih sangat berhubungan dengan desain atau struktur konstruksi kolam renang itu sendiri baik dari jenis, model, maupun materialnya.

Itulah 4 hal penting yang harus Anda perhatikan sebelum membuat kolam renang minimalis di rumah. Setelah Anda menentukan ingin membuat kolam renang, Anda harus berdiskusi dan bertanya-tanya dengan kontraktor kolam renang yang terpercaya dan profesional. Dengan begitu, Anda dapat menciptakan hunian yang nyaman dengan kolam renang pribadi sebagai pelengkap yang sempurna. Semoga informasi diatas bermanfaat untuk Anda. Selamat menciptakan kolam renang impian Anda!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *